Yoseph Suyatno Hadiatmojo Pr
( Romo Yatno )
   
MINGGU ADVENT I C 
Saturday, November 28, 2009, 22:59 - Kotbah Posted by Administrator
MINGGU ADVENT  I C

Terinspirasi tulisan romo
Gianto yang dikirimkan rm Purwatmo, saya mwncoba uthak-uthik sambil merenung
sabda Kristus lewat Injil. Berikut ini, tafsiran bebas saya yang sebebas
bebasnya

 

Bacaan Injil Advent
Pertama, kayaknya YESUS mengajari kita tentang STRATEGI Menghadapi masa depan:
Bahwa dalam kerja sama dengan Tuhan yang akan terjadi BISA DIPREDIKSI DARI SAAT
sebelum terjadi. Ini arti ADVEN.

1.        
Akan terjadinya
kegoncangan, bangsa-bangsa akan ketakutan dan kebingunan. Adalah suatu peringatan
Bila hidup dan karya kita tidak dipersiapkan dengan matang dan mantap bersama
Tuhan: Awas.. Ketika Tuhan datang akan terjadi ketakutan, kehancuran dan
kematian.

Kita
bisa melihat beberapa contoh:

Bagi
anak sekolah, kiamat adalah saat ujian kenaikan kelas. Kalau sebelumnya dia gak
pernah belajar maka ketika akan ujian dia akan 
gagal, jadi setelah kiamat masuk neraka. (Tinggal kelas, orang tua
mbayari lagi, dan bisa stress.

Di
kentungan, para frater yang akan ujian lisan atau tertulis kalau tidak siap sering
hanya keluar masuk kamar mandi (Nguyah-nguyuh, udat-udut, ngopa-ngopi, ida-idu,
moca-moco), karena stress

Orang
yang punya utang tapi tidak rajin menabung untuk mengembalikan pinjaman, maka
ketika hampir sampai saat harus mengembalikan dia akan kebingungan. Bagaimana
bisa Tinggal glanggang colong jupuk

Orang
yang berkeluarga, tetapi hanya modhal Nyowo, lalu punya anak, akan menimbulkan
neraka bagi orang tuanya.

Kalau
masa tua tidak dipersiapkan dengan kesibukan untuk mengisi waktu usia senja
maka orang akan kaget, lalu post power syndrome. Simbah saya pernah
mengeluh:”Dhek aku isih prawan, gludhuk ki buanter banget marakke kaget,  lha saiki kok ming lirih yoo. Srengenge
mbiyen mblerengi kok saiki ra pati padhang. Aku kok gumun, wong jaman saiki kok
nek dho omong-omongan kok ming dho klesak-klesik gak iso dirungokke. (Padahal
yang sudah gak beres onderdilnya 
simbah).  Akibatnya:”nesa-nesu,
mongan mengen, ida-diu, ngisang ngising. Yang susah yang ngopeni.

 

2.        
Bila hidup kita
ditata dengan strategi yang benar: Kedatangan Tuhan bukan menjadi ketakutan
atau kiamat atau kehancuran melainkan hadirnya Penyelamatan. Kita berani
mengangkat muka

Hidup
itu perlu ditata. Misa kalau gak disiapkan dengan benar Nanti romo nya Duko,
sehingga sering disebut PADUKO ROMO. Lha sering duka.

Selalu
lebih baik apapun yang mau kita jalani dipersiapkan dengan matang. Kalau boleh
mengambil makna tanda salib: (Coba buat Tanda Salib)

Tangan
menyentuh dahi, artinya segala yang akan dibuat atau dipilih perlu dipikir dulu

Tangan
menyentuh dhadha, artinya, segala yang direncanakan dan dipikirkan direnungkan
dan diangkat dalam doa, sehingga pilihan jitu dan jelas.

Tangan
menyentuh bahu kanan dan kiri. Artinya, kalau semua telah well baru
dilaksanakan.

Itulah
pemahaman Advent kehidupan.

Kalau
Advent dijalani dengan bagus maka kita bisa menggapai Natal. Bukan hanya peringatan kelahiran
Kristus, tetapi kelahiran kita dalam hidup baru, status baru, masa depan yang
baru dll,

 

3.        
Maka: Nasehat
Yesus sebagai kesimpulan:

Jagalah dirimu jangan digunakan untuk
berfoya-foya atau menghabiskan tenaga dan perhatianmu pada pesta-pesta yang
memabukkan. Supaya kamu tidak tertimpa semuanya itu.

Berjaga-jagalah dan berdoalah
senantiasa. Supaya kamu selamat. akan
terbebas dari semuanya itu.

 

1.     
Yesus pun
mengalami Advent ketika puasa dipadang gurun sebelum berkarya atau sebelum
sengsara berAdvent di Getsemani “kiamat” waktu akan memulai karyaNya, waktu
akan menderita di salib dst. Tapi karena semua disiapkan dengan mantap, maka
setelah kiamat Yesus mendapatkan kemuliaan.

2.     
Bunda Maria juga
berAdvent ketika bersusah payah merawat Yesus, tapi putera Maria akhirnya
menjadi Penebus Dunia. Hebat kan?

 

1.     
persiapkan
dengan BERJAGA-JAGA DAN BERDOA

Mengapa sabda itu dikatakan
Yesus? Karena segala peristiwa yang akan terjadi dan pasti terjadi perlu
dipersiapkan sebelumnya. Persiapan akan menentukan keberhasilan atau
kegagalan.  Disini dibutuhkan persiapan
lahir dan batin. Kita hanya meniru Yesus. Ketika Beliau akan berkarya dilalui
dengan puasa 40 hari dan 40 malam. Dia atur strategi bersama Bapa dan para
malaekat. Pelantikan di sungai Yordan dia didampingi Roh Kudus. Demikian pula
saat ia menjelang sengsara, Ia berdoa di taman getsemani.

Mengapa dalam persiapan
perlu disertai doa? Karena kita sehebat apapun masih manusia. Kita membutuhkan
campur tangan Tuhan.

Saya sering menyuruh calon
manten untuk doa Novena sebelum pernikahan, sampai 3 hari menjelang hari H.
Agar diterangi oleh Tuhan. Keluarga yang akan dibangun selalu dalam rahmat
Tuhan. Dus Kita membutuhkan campur tangan Tuhan. Belum tentu secara logika dan
perhitungan manusiawi sudah siiip, tapi dalam pelaksanaan, masih sering
mengalami kegagalan. Agar kalau gagal tidak mengalami stress, maka rahmat Tuhan
selalu diperlukan.

 

SAK PINTER-PINTERE
UWONG, ISIH LUWIH PINTER WONG SING ELING LAN WASPODO.
Sekilas Homili Kristus raja 
Saturday, November 21, 2009, 22:59 - Kotbah Posted by Administrator
Temana-teman ini ada orek-prek kotbah Minggu Kristus Raja




Kristus Raja Semesta Alam (Yoh 18, 33b-37)



Akhir akhir ini di televisi banyak ditampilkan orang-orang yang duduk di kursi
pesakitan. Entah terdakwa apa yang jadi soal. Ada yang ketakutan karena ancaman dan yang
tenang-tenang meski menilep uang Negara ratusan milyad rupiah, karena hakim dan
jaksa sudah disogok. Yang tragis adalah seorang nenek yang diadili di kursi
pesakitan karena gara-gara memetika tiga buah kakao atau coklat.

Baru saja teman kita dari
Kompas dipanggil Polisi karena dianggap mempublikasikan Bibit dan Candra
sehingga banyak yang berreaksi. Saya hanya membayangkan ketika kita sendiri dan
berhadapan dengan beberapa aparat serem dan mengintrograsi mesti keadaan ku
seperti tidak berkutik. Kefefet. Kadang dalam situasi itu orang hanya mengiyakan
apa yang dikehendaki oleh interogator, kalau tidak ibu jari kaki ditindas kaki
meja.

Seperti itukah Yesus waktu diinterogasi oleh Pilatus
dan aparatnya. Tentu saja bagi pilatus, sebutan raja adalah seperti raja pada
umumnya. Punya Tahta, wanita, harta, turangga, tentara dan kuasa, pembela.Bila
ada yang melawan si raja punya body guard yang siap NGEPRUK bila ada yang yang
neka-neka. Pada hal penampilan Yesus sangat tidak menunjukkan diri sebagai
seorang Raja. Namun Yesus justru berani "njletrehke" bahwa Pilatus salah persepsi. Yang dimaksudkan Yesus bukan raja
seperti yang ada dipikiran Pilatus. Yesus
adalah Raja yang diutus dari surga. yang datang dan bertugas "Memberi
kesaksian tentang kebenaran". SahabatNya adalah orang yang mau
mendengarkan kebenaran akan mendengarkan suaraKu"

Mungkin beberapa point yang bisa direnungkan:

 

Orang perlu bertemu dengan orang yang berbeda
pendapat dan minta kejelasan maksud perbedaan. Nek beda pandangan jangan langsung menghakimi
atau memfonis. Yang kerap terjadi hanya mendengar issue langsung memberi
penilaian alias apriori. Orang yang terlanjut apriori, bisa jadi komentar
keras, didengar banyak orang, percaya diri TUR KELIRU. Misalnya, ketika
saya  ke Jakarta 
minggu yang lalu ketemu dengan orang baik, yang bertanya:"Daerah
karya romo di lereng gunung ya? Romo pakai kendaraan apa? Saya
jawab:"Saya pakai Jeep Rokcy". Ukuran bannya berapa? 31 R 15.
Baik, untuk mendukung kelancaran karya saya akan kirim ban tolong kalau
sudah sampai saya dikabari. Waah trimakasih. Ternyata ban dikirimkan hari
Kamis kemarin. Ketika ban sampai di Somohitan. Ada orang yang komentar:"Romo itu
sedang mbangun jembatan kampung, kok malah beli ban besar, empat
lagi". Nah seperti itulah, wis
komentar seruu, pede, apriori dan KELIRU. Sangat
jelas perbedaannya antara penguasa dunia dan penguasa surga, Yang penguasa
dunia, panjenengan bisa menganalisa sendiri. Sedangkan penguasa Surga yang
dipenggalih adalah kelestarian, kedamaian, penebusan, kasih, seluruh dunia
dan alam semesta. Tetapi tidak semua orang mampu menangkap misi dan visi
raja surga. Bahkan ada yang sama sekali blank terhadap surga. Nah yang
mampu menangkap visi misi raja surga bukan yang bergelar doktor atau
profesor atau sarjana hukum atau konglomeratRaja dunia biasanya yang dicari : golek untuk
aku, keluargaku, trahku, daerahku, kelurahanku, kabupatenku, kedudukanku,
tabunganku, pomahanku. Siapa yang mencoba ngutik-utik diamcam dihukum atau
dipidana. Ada
yang golek jenang ora perduli jenenge elek (terdakwa)

 

Raja Midas

Ada raja yang pengiiiin banget mempunyai kekayaan emas
yang tanpa batas. Dia sedih karena isterinya selalu merengek untuk dibelikan
pelbagai emas berlian. Padahal raja Midas sebelumnya adalah seorang raja yang
biajsana dan sederhana namun disayangi oleh warganya.

Karena tekanan isterinya
maka ia pergi meninggalkan istana untuk mencari emas dengan mudah.

Bertemulah ia dengan seorang
yang sakti. Raja minta agar ia mempunyai emas yang jumlahnya tak terbatas.

Setelah berhari-hari, raja
ketemu dengan orang yang dicari. Setelah mengatakan maksudnya, orang bijak ini
mengatakan:”Saya akan memberikan kehebatan anda untuk mendapat emas dengan
sangat mudah, tetapi sanggupkan tuan raja bahwa kelak akan mati oleh emas yang
anda dapat? Si raja Midas menjawab:”Demi cinta saya kepada isteri saya, apapun
yang harus saya tanggung, saya siap”. Maka guru pandai itu memberikan sebuah
semangka, raja harus makan sampai habis”. Kemudian disuruh pulang.tetapi tidak
boleh makan apapun selama perjalanan. 
Sampai diistana ia akan minum, saat menyentuh cangkir, tiba-tiba
cangkirnya jadi emas. Ketika ia mau tidur, tempat tidur dan kasurnya jadi emas.
Dia akan ke kamar mandi, mbuka pintu, pintunya jadi emas. Ketika mau menciduk
air, air dan ciduknya jadi emas. Ketika ia mengambil anduk, anduknya jadi emas.
Ia sangat kebingungan. Kemudian ia masuk kandang kudanya. Tiba-tiba kandangya
jadi emas. Lalu ia pengin lari dan naik kuda. Tiba-tiba kudanya jadi emas.  Ia menjadi seperti orang gila, teriak-teriak,
minta diantar ke orang sakti itu. Ia minta maaf, mohon dikembalikan seperti
sedia kala. Si guru mengatakan:”Tuanku, saya bisa mengembalikan anda menjadi
orang bijak dan sederhana seperti sedia kala. Tetapi semua emasmu yang telah
kamu miliki harus kamu berikan kepada rakyatmu yang menderita. Kembalilah ia
menjadi raja yang sederhana namun disayangi rakyatnya.

<<First <Back | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | Next> Last>>

 
    Login Admin        @copyright 2010 ADITUSOFT.COM     LoginMember