Yoseph Suyatno Hadiatmojo Pr
( Romo Yatno )
   
Nyekar Jend Sudirman di HUT RI 64 
Monday, August 18, 2008, 21:47 - Berita Posted by Administrator
Sejak sore kemarin sampai tadi malam kami Forum Persaudaraan umat beriman Yogyakarta bersama masyarakat Yogyakarta mengadakan Refleksi Kebangsaan di Taman Makam Pahlawan. Mengapa kami adakan di TMP karena kami prihatin dengan keadaan sekarang ini bahwa HUT RI hanya dirayakan dengan gojek an atau dagelan. Maka kami bersama sekitar 2000 orang sowan di TMP. Persiapan bersama dua minggu. Lah tadi malam kami menggunakan strategy Yesus memperbanyak roti. Konsumsi ditanggung bersama. Pesantren, Grj, Wihara, pure  kelompok/komunitas/kampung yang bawa minum secang, teh, jahe dll dan ada yang bawa telo goreng, arem2, roti, MUNYUK AN (kacang rebus pisang rebus), lemper, dll. Masyarakat lereng Merapi bawa tela rebus dan telo pendhem goreng. Malah ngumpul buanyak buanget. Panitia tinggal nyiapke meja saja sudah dipenuhi makan yagn dibawa. Selain grj dan pesantren hadir juga masyarakat kraton, kampung-kampung, kebatinan, Kong Hu tsu, Hindu Budha dan FPUB, KKY
pelbagai elemen: Seperti biasa yang mokokki saya dan KH Muhaimin.  Acaranya lumayan khikmat. Tempat di pintu gerbang pendhopo TMP, semua peserta duduk di tikar dan koran, semua suadara kok.
Acara dimulai jam 19. Peserta dikondisikan oleh Slawatan dari kampung Nggolo. Dimulai dengan lagu Indonesia Raya (3 bait) dari GKI , dan Mars FPUB karya pak Hadi (komunitas Ahmadiyah) sambutan KH Muhaimin, dilanjut p Kastor veteran, Sharing perjuangan dari p Heri Sudirman (Putra Jend Sudirman). Trus aku baca geguritan refleksi (mau baca po? tapi boso jowo), trus semua orang nyekar di 8326 makam. Setiap makam sudah ditancapi lilin bernyala. Sementara tabur bunga diiringi dengan kidungan Maca pat. Selesai nyekar semua hadirin duduk bersila di halaman makam Jend Sudirman untuk Doa bersama. Doa diawali dengan dzikir, kemudian aku ajak refleksi sebentar terus dilanjut doa dari KH Muhaimain(Islam), Walji(kebatinan Kawula Ngayogyakarto), Penghayat Sapta Dharma, Wayan Sumerta (Hindu) Agus Hadoko (Budha), pdt Bambang (Kristen), Bunsu Aji Candra (Kong Hu Tsu). Sesuah doa, semua hadirin diminta berdiri dan bergandeng tangan untuk menunjukkan rantai persaudaraan dan
dengan gegap gempita menyanyikan satu nusa satu bangsa. Pas itu banyak yang terharu sampai meneteskan air mata. Kok bisa ya. Kemudian semua hadirin keluar dari arena makam dan makan bersama dari apa yang mereka bawa. Guayeng Gus. Coba besuk takona Bodod. Dia dan isterinya juga nyumbang snak. Aku bersama rombongan sampai Smhtan jam 01.15. Nguantuk ning seneng.
P

<<First <Back | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37 | 38 |

 
    Login Admin        @copyright 2010 ADITUSOFT.COM     LoginMember